Lahan Kosong di Ancol Terbakar, 5.000 Meter Persegi Dilalap Api
- Redaksi
- Senin, 14 September 2026 16:56
- 183 Lihat
- Polri
JAKARTA, Kobaran api melahap lahan kosong di kawasan Kampung Muka, Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Senin (14/9/2026) siang.Kebakaran terjadi sekitar pukul 12.30 WIB. Api pertama kali diketahui pengelola lahan, H. Rudy, yang melihat kepulan asap tebal usai melaksanakan salat Dzuhur.
Dalam waktu singkat, kobaran api membesar dan merambat ke sejumlah bagian lahan. Kondisi rumput yang kering ditambah hembusan angin kencang membuat api cepat meluas.Warga yang melihat kejadian langsung berupaya meminta bantuan petugas pemadam kebakaran. Tak lama berselang, petugas tiba di lokasi dan melakukan pemadaman.
Sebanyak 15 unit armada pemadam kebakaran dengan sekitar 75 personel dikerahkan. Upaya pemadaman turut diperkuat dua unit water tank dari Kodim 0502 Jakarta Utara serta personel TNI, Polri, Satpol PP dan warga.
Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala, S.T.K., S.I.K., M.Si., bersama jajarannya juga turun langsung melakukan pengamanan di sekitar lokasi dan membantu proses penanganan kebakaran.
“Kami bersama unsur terkait langsung melakukan pengamanan dan penanganan di lokasi. Saat ini petugas masih memastikan tidak ada titik api yang kembali menyala,”ujar Kapolsek Pademangan AKP Daniel Dirgala.
Luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai 5.000 meter persegi. Beruntung, kebakaran tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
Namun, sejumlah bambu milik penyewa lahan ikut terbakar. Besaran kerugian materiil masih dalam proses pendataan.Hingga pukul 15.00 WIB, petugas masih melakukan proses pendinginan guna memastikan bara api benar-benar padam dan mencegah munculnya kembali titik api.
Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara, memeriksa saksi, serta mengumpulkan barang bukti.Hingga kini, penyebab kebakaran belum diketahui. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap asal mula munculnya api.Situasi di sekitar lokasi kebakaran setelah proses penanganan terpantau aman dan kondusif.
NK